Asisten II Buka Rakor Sensus Penduduk Tahun 2020

28-02-2020 11:17:15

Redelong- Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi yang diwakili Asisten II Abdul Muis buka secara resmi rapat koordinasi Kabupaten Bener Meriah sensus penduduk tahun 2020, yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik ( BPS ) Bener Meriah. Kamis (27/2/2020) di Aula setdakab setempat.

Dalam sambutanya Asisten II Abdul Muis menyampaikan, hari ini, 27 Februari 2020, kita sudah memasuki hari ke-13 pelaksanaan sensus penduduk secara  online 2020 dan akan berakhir nanti tanggal 31 maret mendatang.

Sensus penduduk 2020 kata Abdul Muis, merupakan kegiatan yang penting untuk dilakukan,  mengingat data sensus akan menjadi dasar penetapan program pembangunan. Berbagai program pembangunan disusun mengacu kepada data sensus, mulai dari pendidikan, pangan, sosial, kesehatan maupun kependudukan.

Lebih lanjut Abdul Mius menyampaikan,  untuk itu kami berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bener meriah untuk mensukseskan pelaksanaan sensus penduduk tahun 2020. karena sensus yang sekarang ini bisa dilakukan masyarakat itu sendiri melalui sistem online.

Menurut Asisten II itu, sensus penduduk sekarang berbeda dengan sensus penduduk sebelumnya. Karena sekarang ada dua metode yakni, secara ini online dân manual.

“ Yang online masyarakat harus menggunakan android untuk memasukkan datanya, tapi kita tahu ini nanti pasti ada kendala di keterbatasan SDM yang ketinggalan zaman teknologi, yaitu usia-usia lanjut. jadi kepada yang berusia lanjut ini akan didata secara manual oleh petugas dengan didatangi di rumah-rumah,“ jelas Abdul Muis.
 
Kami  optimis sensus penduduk tahun 2020 di Kabupaten Bener Meriah akan berjalan dengan baik, lancar dan sukses. Masyarakat akan menjadi pelaku utama pencatatan sipil kependudukan Indonesia. Sensus penduduk 2020 ini, bukan hanya untuk jumlah penduduk, tetapi data kependudukan secara keseluruhan.

“Kepada kita semua sesuai wewenang dan tugas kita, ayo kita sama-sama membantu mensukseskan sendus penduduk 2020 ini,“ pinta Abdul Muis.

Sebelumnya dalam laporannya Kepala Badan Pusat Statistik Bener Meriah ir Maimum  menyampaikan,  sesuai dengan Undang-undang 16 tahun 1997 tentang statistik, BPS bertangungjawab menyediakan statistik dasar dengan menyelenggarakan kegiatan sensus penduduk (SP), sensus pertanian (ST), dan sensus ekonomi (SE) yang masing-masing dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali.

Di Indonesia, lanjut Maimun, sensus penduduk telah dilaksanakan sebanyak 6 kali, yaitu pada tahun 1961,1971,1980, 2000, 2010. Khusus untuk Aceh, karena adanya bencana gempa dan Tsunami pada akhir 2004 maka diadakan sensus pada tahun 2005 yang dinamakan Sensus penduduk Aceh Nias (SPAN) sehingga untuk Provinsi Aceh telah dilakukan sensus penduduk selama 7 kali dan pada tahun ini BPS kembali menyelenggarakan sensus penduduk. Jelas Maimun.

Pada awal tahun ini BPS Bener Meriah telah mengawali sosialisai sensus penduduk mulai dari kegiatan Gamifest tanggal 27 Januari 2020 s/d 02 Februari 2020, dan dilanjutkan dengan rapat koordinasi tingkat Kecamatan (Rakorcam) mulai tanggal 17 s/d 26 Feb 2020 serta sosialisasi melalui sosial media, baik Whatsapp maupun facebook dan Instagram. Papar Kepala BPS Bener Meriah itu.

Hadir sebagai pemateri Kabag Ekonomi Bener Meriah Zulfikar, Kepala Bidang Itegrasi Pengelolaan dan Diseminasi STatistik BPS Provensi Aceh Oriza Santifa M Si. Dan turut dihadiri Wakil Ketua I DPRK Bener Meriah Tgk Husnul Ilmi, Pabub, Perwakilan Bataliyon RK 114 Satria Musara, dan beberapa kepala SKPK.* (gn/fa/diskominfo-bm)